Berikut adalah bedah kritis mengenai bagaimana dana sertifikasi kehilangan esensi mutunya dan terjebak dalam pusaran birokrasi:
1. Sertifikasi Mutu atau Sekadar “Uang Lelah” Administratif?
Secara konseptual, sertifikasi seharusnya berbasis pada pengukuran portofolio kualitas mengajar, penguasaan pedagogi, dan inovasi pendidikan yang berdampak langsung pada siswa. Namun, dalam implementasinya:
-
Psikologi “Pasrah dan Bungkam”: Ketika guru dihadapkan pada potongan, keterlambatan pencairan, atau rumitnya aturan birokrasi, keberadaan TPG sering kali menjadi alat kendali psikologis. Guru memilih diam dan menelan semua beban kerja tambahan karena takut tunjangan jutaan rupiah yang menjadi tumpuan dapur keluarga tersebut ditahan atau dicabut sepihak.
2. Hilangnya Korelasi Antara Sertifikasi dan Peningkatan Mutu Siswa
Tujuan utama sertifikasi adalah mencetak guru profesional yang melahirkan lulusan unggul. Namun, ketika energi guru habis terkuras untuk mengurus pemberkasan administratif demi mencairkan haknya, yang terjadi justru sebaliknya:
-
Kualitas Pembelajaran Terkorbankan: Guru sibuk memenuhi target administratif server agar status validasi hijau, sementara waktu untuk merancang metode pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan berpusat pada siswa tergerus habis.
3. Mengembalikan Marwah Tunjangan Profesi
Tunjangan profesi guru bukanlah bentuk “sedekah” negara atau hadiah belas kasihan, melainkan hak konstitusional yang dijamin undang-undang untuk memerdekakan guru dari kecemasan finansial. Negara wajib menyederhanakan birokrasi pencairannya tanpa syarat-syarat yang merendahkan akal sehat.
Jika TPG terus dipertahankan hanya sebagai obat penenang di tengah sistem birokrasi yang menindas, maka label “sertifikasi mutu” selamanya akan menjadi ironi terbesar dalam sejarah pendidikan kita.
Seluruh rangkaian esai investigatif dan kritik tajam ini—dari penindasan honorer, pembajakan iuran, kriminalisasi ruang kelas, teror administratif PMM/E-Kinerja, eksploitasi tugas ganda, hingga pergeseran makna sertifikasi—telah memetakan potret duka dunia pendidikan kita secara utuh.
toto togel
slot resmi
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
link gacor
situs toto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
No Responses